Membaca judul di atas tentu
pembaca bingung apa sih maksudnya? Apa bisa beruntung dengan memiliki sebuah
Toyota Fortuner? Masa sih? Nah, untuk
menjawabnya mari sama-sama kita lihat eh
baca sedikit ulasan saya berikut tentang Toyota Fortuner.
Toyota Fortuner, juga dikenal
sebagai Toyota SW4, adalah SUV menengah yang dibangun berdasarkan platform
Toyota Hilux. Awalnya hanya dirakit di Thailand, tetapi kemudian juga dirakit
di Indonesia dan negara-negara lain. Di Thailand mobil ini sempat menyambar
gelar SUV terbaik. Di Indonesia, Fortuner mulai diperkenalkan pada tahun 2005
di Jakarta International Motor Show. Saat itu ia diposisikan di bawah Land
Cruiser dan RAV4.
![]() |
| Fortuner Euro Asia (www.toyota.astra.co.id) |
Saat ini Fortuner didesain dengan
mewah menampilkan slogan “the comfort is
mine” yang tak cuma sekedar slogan tapi mampu diwujudkan dengan beberapa
fitur yang handal. Ceiling Air Conditioner-nya memberikan kenyamanan dan kesejukan
hingga ke penumpang di bagian belakang. Corner & Parking Sensor-nya
membantu pengemudi saat parkir dengan beberapa titik sensor yang ada di bumper
depan dan belakang. Pengereman yang dilakukan di jalan licin pun tidak perlu
dikhawatirkan oleh adanya Anti-Lock Braking System (ABS).
Tidak hanya itu, pada versi 2.7 V type ditambah dengan kelengkapan Power
Seat Adjuster yang memudahkan posisi duduk pengemudi dapat diatur
secara elektrik sehingga memberikan kenyamanan selama mengemudi.
![]() |
| Fortuner VN Turbo (www.toyota.astra.co.id) |
Wah, kita sudah sampai bicara ke
varian ya? Lebih lengkapnya begini: untuk tipe berbahan bakar bensin, tersedia
2 jenis tipe yaitu 2.7 G Lux A/T 4x2 dan 2.7 V A/T 4x4. Nah, yang jadi favorit saya adalah Toyota Fortuner Diesel. Kenapa?
Karena adanya perangkat VNT (Variable Nozzle Turbo) yang mampu
meningkatkan daya dan torsi secara signifikan. Dengan perangkat VNT tersebut,
produksi tenaga meningkat dari 102 PS/3600rpm jadi 144ps/3400rpm. Sementara
torsi yang 26.5kgm/1600 - 2400 rpm menjadi 35kgm/1600-2800rpm.
Peningkatan signifikan itu semata-mata karena VNT karena mesin yang dipakai
sama persis, yaitu empat silinder diesel berkapasitas 2.5 liter. Bingung?
Sudahlah, ngga usah bingung. Intinya
tenaganya meningkat melebihi varian sejenisnya. Perangkat ini hanya tersedia di
tipe Diesel 2.5 G A/T maupun Diesel 2.5 G M/T.
Di atas dua tipe bahan bakar ini
tersedia juga varian TRD Sportivo. Apa itu TRD? TRD adalah kepanjangan dari Toyota Racing Development. Menggunakan
varian TRD akan semakin menegaskan karakter penggunanya sebagai penakluk
tantangan. Pada varian TRD Sportivo tersedia 2 tipe yaitu tipe berbahan bakar
diesel dan bensin. Tipe TRD Sportivo bensin memiliki semua kelengkapan 2.7 G
Lux A/T ditambah dengan: Front Bumper
Spoiler, Rear Bumper Spoiler, TRD Sportivo Body Sticker, TRD Sportivo Emblem,
TRD Muffler Cutter, Front Fender Mirror, Rear Spoiler with LED High Mount Stop
Lamp, Front/ Rear Shock Absorber Assy, dan Front/ Rear Coil Spring. Tipe TRD Sportivo Diesel memiliki semua
kelengkapan tipe diesel 2.5 G plus kelengkapan di atas ditambah dengan Rear Parking Camera. Makanya saya sangat
memfavoritkan tipe diesel ini.
Terus, kok yakin bakal beruntung
kalau pakai Fortuner? Saya teringat cerita saudara saya yang menggunakan
Fortuner. Dia tinggal di Malang namun bekerja di Surabaya. Sehari-hari dia
harus menerabas jalan tol Malang – Surabaya untuk bekerja. Makanya kendaraan
andalannya adalah si Fortuner tadi. Kecepatan dan ketepatan serta kekuatan
mesin yang bisa diandalkan merupakan alasan utama saudara saya tadi untuk
memilih Fortuner. Pernah satu kali dia harus melewati jalan tol dengan kondisi
hujan yang cukup deras. Di sinilah dia merasakan betapa pentingnya fitur ABS (Anti-Lock Braking System). Fortuner yang
dia gunakan tidak selip walau harus mengerem mendadak. Ketika menggunakan
supir, dia juga sangat menikmati duduk di bangku penumpang. Bahkan saking nyamannya,
jika menggunakan supir dia sempatkan tidur selama perjalanan Surabaya – Malang.
Ketika satu kali saya tanyakan ke dia, apakah benar beruntung memakai Fortuner,
dengan tegas dan lantang dia menjawab: Ya!
Kalau dia saja merasa seberuntung
itu, tentu saya juga mau dong ingin beruntung dengan Fortuner. Bagaimana dengan
anda?

