Tuesday, November 27, 2012

Ingin Beruntung dengan Fortuner


Membaca judul di atas tentu pembaca bingung apa sih maksudnya? Apa bisa beruntung dengan memiliki sebuah Toyota Fortuner? Masa sih? Nah, untuk menjawabnya mari sama-sama kita lihat eh baca sedikit ulasan saya berikut tentang Toyota Fortuner.
Toyota Fortuner, juga dikenal sebagai Toyota SW4, adalah SUV menengah yang dibangun berdasarkan platform Toyota Hilux. Awalnya hanya dirakit di Thailand, tetapi kemudian juga dirakit di Indonesia dan negara-negara lain. Di Thailand mobil ini sempat menyambar gelar SUV terbaik. Di Indonesia, Fortuner mulai diperkenalkan pada tahun 2005 di Jakarta International Motor Show. Saat itu ia diposisikan di bawah Land Cruiser dan RAV4.
Fortuner Euro Asia (www.toyota.astra.co.id)
Saat ini Fortuner didesain dengan mewah menampilkan slogan “the comfort is mine” yang tak cuma sekedar slogan tapi mampu diwujudkan dengan beberapa fitur yang handal. Ceiling Air Conditioner-nya memberikan kenyamanan dan kesejukan hingga ke penumpang di bagian belakang. Corner & Parking Sensor-nya membantu pengemudi saat parkir dengan beberapa titik sensor yang ada di bumper depan dan belakang. Pengereman yang dilakukan di jalan licin pun tidak perlu dikhawatirkan oleh adanya Anti-Lock Braking System (ABS). Tidak hanya itu, pada versi 2.7 V type ditambah dengan kelengkapan Power Seat Adjuster yang memudahkan posisi duduk pengemudi dapat diatur secara elektrik sehingga memberikan kenyamanan selama mengemudi.
Fortuner VN Turbo (www.toyota.astra.co.id)
Wah, kita sudah sampai bicara ke varian ya? Lebih lengkapnya begini: untuk tipe berbahan bakar bensin, tersedia 2 jenis tipe yaitu 2.7 G Lux A/T 4x2 dan 2.7 V A/T 4x4. Nah, yang jadi favorit saya adalah Toyota Fortuner Diesel. Kenapa? Karena adanya perangkat VNT (Variable Nozzle Turbo) yang mampu meningkatkan daya dan torsi secara signifikan. Dengan perangkat VNT tersebut, produksi tenaga meningkat dari 102 PS/3600rpm jadi 144ps/3400rpm. Sementara torsi yang 26.5kgm/1600 - 2400 rpm  menjadi 35kgm/1600-2800rpm. Peningkatan signifikan itu semata-mata karena VNT karena mesin yang dipakai sama persis, yaitu empat silinder diesel berkapasitas 2.5 liter. Bingung? Sudahlah, ngga usah bingung. Intinya tenaganya meningkat melebihi varian sejenisnya. Perangkat ini hanya tersedia di tipe Diesel 2.5 G A/T maupun Diesel 2.5 G M/T.
Di atas dua tipe bahan bakar ini tersedia juga varian TRD Sportivo. Apa itu TRD? TRD adalah kepanjangan dari Toyota Racing Development. Menggunakan varian TRD akan semakin menegaskan karakter penggunanya sebagai penakluk tantangan. Pada varian TRD Sportivo tersedia 2 tipe yaitu tipe berbahan bakar diesel dan bensin. Tipe TRD Sportivo bensin memiliki semua kelengkapan 2.7 G Lux A/T ditambah dengan: Front Bumper Spoiler, Rear Bumper Spoiler, TRD Sportivo Body Sticker, TRD Sportivo Emblem, TRD Muffler Cutter, Front Fender Mirror, Rear Spoiler with LED High Mount Stop Lamp, Front/ Rear Shock Absorber Assy, dan Front/ Rear Coil Spring. Tipe TRD Sportivo Diesel memiliki semua kelengkapan tipe diesel 2.5 G plus kelengkapan di atas ditambah dengan Rear Parking Camera. Makanya saya sangat memfavoritkan tipe diesel ini.
Terus, kok yakin bakal beruntung kalau pakai Fortuner? Saya teringat cerita saudara saya yang menggunakan Fortuner. Dia tinggal di Malang namun bekerja di Surabaya. Sehari-hari dia harus menerabas jalan tol Malang – Surabaya untuk bekerja. Makanya kendaraan andalannya adalah si Fortuner tadi. Kecepatan dan ketepatan serta kekuatan mesin yang bisa diandalkan merupakan alasan utama saudara saya tadi untuk memilih Fortuner. Pernah satu kali dia harus melewati jalan tol dengan kondisi hujan yang cukup deras. Di sinilah dia merasakan betapa pentingnya fitur ABS (Anti-Lock Braking System). Fortuner yang dia gunakan tidak selip walau harus mengerem mendadak. Ketika menggunakan supir, dia juga sangat menikmati duduk di bangku penumpang. Bahkan saking nyamannya, jika menggunakan supir dia sempatkan tidur selama perjalanan Surabaya – Malang. Ketika satu kali saya tanyakan ke dia, apakah benar beruntung memakai Fortuner, dengan tegas dan lantang dia menjawab: Ya!
Kalau dia saja merasa seberuntung itu, tentu saya juga mau dong ingin beruntung dengan Fortuner. Bagaimana dengan anda?

Monday, November 5, 2012

Silpa’s Story

Her name is Silpa Asso, she will be 5 years old in the next month (November). She is the second child of couple Patnus Asso and Amina Wetipo. As her father Patnus Asso work as a farmer. He doesn’t own a land and works for the other farmer that owns the land. Working as an employee of the others, Patnus doesn’t have enough money to give nutritious food for their children. Even Silpa, his second child was categorized as under weight children when she was examine in Air Garam health center. Yeah, it was in the middle of October that Air Garam health center did the examination using weighing scale and length scale given by World Vision. In previous time Air Garam health center usually done a regular examination carried out by several Posyandus (Integrated health post) run by the community with the help of health cadres. But due to limited facilities and broke of some weighing scale and length scale, it didn’t run regularly anymore. With the help of World Vision giving weighing scales for babies and length scales already help Air Garam health center to run back the program regularly.

Patnus Asso had 2 other children beside Silpa. The first one is Mince Asso. She is 8 years old and study in the third grade of elementary school. The third one is Arina Asso. She is 1.5 years old. Unfortunately, during the examination by Air Garam health center, Arina stayed with his mother in the field. Since 2004, Silpa Asso was recruited to become sponsored child of Kurima ADP. After that, his father Patnus already joined one Self Help Group called KSM Pipo. This SHG own a small grocery store that sells basic goods fro the community such as cooking oil, rice, and etc. Though the member has to share the benefits, Patnus found that the benefit able to fulfill his family needs. He can support his children to go to school and now after knowing the underweight status of Silpa, Patnus promised to himself that he will give nutritious food for their children from now on.

“I’m glad that I bring Silpa to Air Garam health center, I know that World Vision is the one that support the health center by providing the measuring tools. I will try my best to give all of my children nutritious food from now on” he said. A small curve of smile appeared on his face.